Kabupaten Nunukan


Tujuan penataan ruang wilayah (RTRW) adalah terwujudnya Kabupaten Nunukan sebagai wilayah yang pro rakyat berbasis agroindustri, kelautan dan konservasi, berwawasan lingkungan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Untuk mewujudkan tujuan penataan ruang wilayahditetapkan kebijakan penataan ruang wilayah Kabupaten Nunukan. Kebijakan penataan ruang kabupaten terdiri atas:

  1. Pengembangan sentra-sentra pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan terkait pengembangan agroindustri;
  2. Pengembangan sistem pusat kegiatan dan sistem pelayanan sarana dan prasarana wilayah secara berjenjang dan sinergis;
  3. Pemantapan fungsi kawasan lindung sebagai penyeimbang ekosistem wilayah;
  4. Pemanfaatan potensi sumber daya alam dengan memperhatikan daya dukung lingkungan; dan
  5. Peningkatan fungsi kawasan kepentingan pertahanan dan keamanan.

Untuk melaksanakan kebijakan penataan ruang ditetapkan strategi penataan ruang wilayah kabupaten. Pengembangan sentra-sentra pertanian, perkebunan, kehutanan, dan perikanan terkait pengembangan agroindustri dengan strategi meliputi:

  1. Menetapkan pengembangan klaster ekonomi;
  2. Memantapkan ekonomi utama yang telah ada dan diversifikasi;
  3. Mengoptimalkan distribusi spasial kegiatan ekonomi; dan
  4. Memperkuat keterkaitan internasional dalam pemasaran produk lokal;

Pengembangan sistem pusat kegiatan dan sistem pelayanan prasarana wilayah secara berjenjang dan sinergis dengan strategi meliputi:

  1. Memantapkan pengembangan PKW didukung oleh pusat kegiatan PKL, PPK dan PPL yang saling berhirarki dan saling interdependen;
  2. Memantapkan dan meningkatkan peranan PKSN di kabupaten sebagai pintu gerbang internasional, pos lintas batas, simpul utama transportasi, dan pusat pertumbuhan ekonomi;
  3. Meningkatkan keterkaitan antara PKW, PKL, PPK, dan PPL melalui keterpaduan sistem transportasi dan sistem prasarana lainnya;
  4. Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan transportasi wilayah yang seimbang dan terpadu;
  5. Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan jaringan energi listrik, dan telekomunikasi dalam memenuhi kebutuhan semua lapisan masyarakat;
  6. Meningkatkan keterpaduan pendayagunaan sumber daya air melalui peningkatan kapasitas pelayanan jaringan irigasi dan sumber-sumber air untuk pengairan; dan
  7. Meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan air minum, air limbah, drainase, dan persampahan secara terpadu melalui kemitraan pemerintah, swasta, dan masyarakat.