Rencana Sistem Pusat Kegiatan


  1. Pusat Kegiatan Nasional (PKN), yaitu pusat yang melayani seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Utara serta wilayah nasional dan internasional yang lebih luas. Kawasan perkotaan yang diarahkan untuk berfungsi sebagai PKN di Provinsi Kalimantan Utara adalah kawasan perkotaan Kota Tarakan.
  2. Pusat Kegiatan Wilayah (PKW), yaitu kawasan perkotaan yang diklasifikasikan sebagai PKW memiliki fungsi pelayanan dalam lingkup provinsi atau beberapa kabupaten. PKW juga dibagi menjadi dua bagian yaitu PKW pada 5 tahun pertama dan PKW pada 5 tahun kedua. Kawasan perkotaan yang diarahkan untuk berfungsi sebagai PKW 5 tahun pertama di Provinsi Kalimantan Utara adalah Nunukan (Kabupaten Nunukan). Sedangkan kawasan perkotaan yang diarahkan untuk berfungsi sebagai PKW 5 tahun kedua adalah Tanjung Selor (Kabupaten Bulungan), MalinauKota (Kabupaten Malinau), dan Tau Lumbis (Kabupaten Nunukan).
  3. Pusat Kegiatan Lokal (PKL) ditujukan untuk melayani satuan ruang yang efektif sesuai dengan kemampuan dan potensi setempat (lokal) yang ada, terutama kawasan pedalaman, perdesaan, dan perbatasan. Kawasan perkotaan yang diarahkan untuk berfungsi sebagai PKL di Provinsi Kalimantan Utara adalah:
    • Long Pujungan, Mahak Baru (Kabupaten Malinau),
    • Sekatak Buji, Tanah Kuning, Karang Agung, Bunyu Tengah, Long Bia (Kabupaten Bulungan),
    • Sungai Nyamuk, Long Bawan, Long Layu, Atap, Mensalong, Pembeliangan (Kabupaten Nunukan), dan
    • Sesayap (Kabupaten Tana Tidung)

 

Berdasarkan PP 26 Tahun 2008 tentang RTRWN, kawasan andalan di wilayah Provinsi Kalimantan Utara adalah sebagai berikut:

  1. Kawasan Andalan Tatapanbuma (Tarakan, Tanjung Salas, Nunukan Pulau Bunyu dan Malinau) dan sekitarnya dengan sektor unggulan perikanan, pariwisata, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan industri;
  2. Kawasan Andalan Laut Bontang - Tarakan dan sekitarnya dengan sektor unggulan perikanan, pertambangan, dan pariwisata

 

Berdasarkan PP 26 Tahun 2008 tentang RTRWN, kawasan strategis nasional di wilayah Provinsi Kalimantan Utara adalah sebagai berikut:

  1. Kawasan Perbatasan Darat RI dan Jantung Kalimantan (Heart of Borneo) Termasuk Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.
  2. Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu Samarinda, Sanga-Sanga, Muara Jawa, Balikpapan.

Kawasan Perbatasan Laut RI termasuk 18 pulau terluar dengan negara Malaysia dan Philipina termasuk Provinsi Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Utara

 

Peran dan fungsi wilayah Provinsi Kalimantan Utara merupakan penegasan posisi dalam konteks regional maupun nasional. Penetapan peran dan fungsi tersebut didasarkan atas potensi yang ada, pengaruh lingkungan eksternal yang dapat dijadikan peluang dalam pengembangan wilayah. Peran dan fungsi wilayah Provinsi Kalimantan Utara sebagai Pusat Pengembangan Agrobisnis dan Pengelolaan SDA yang diwujudkan dengan:

  1. Mendorong mengembangkan lebih lanjut sektor produktif berbasis SDA pada wilayah eksisting dan potensial dikembangkanuntuk memacu pertumbuhan ekonomi wilayah dengan dukungan penataan ruang;
  2. Mempersiapkan sektor unggulan penopang ekonomi wilayah masa depandengan memanfaatkan kesempatan ketersediaan SDA non-renewable yang masih tersedia dengan dukungan penataan ruang;
  3. Mewujudkan pembangunan dengan mempertimbangkan batasan dan daya dukung lingkungan untuk kepentingan keberlanjutan pembangunan dimasa datang khususnya pada kawasan berpotensi mendapatkan tekanan dan gangguanlingkungan.

Struktur ruang wilayah Provinsi Kalimantan Utara dibentuk oleh jaringan prasarana transportasi, pusat pelayanan, dan fungsi primer. Pertimbangan utama bagi penetapan struktur ruang wilayah Provinsi Kalimantan Utara adalah untuk mencapai pengembangan struktur ruang yang lebih efisien melalui pembangunan feeder-road ke sentra – sentra penghasil sumber daya primer.

Pengembangan hirarki fungsional yang lebih bersifat horizontal ini dimaksudkan untuk mengupayakan pengembangan ruang yang terdesentralisasi pada sumber daya alam setempat serta terciptanya keseimbangan pertumbuhan yang proporsional (balance growth). Konsep ini mendorong terciptanya satuan ruang wilayah yang lebih efisien.

Hirarki fungsional wilayah Provinsi Kalimantan Utara yang lebih bersifat horizontal tersebut diwujudkan dalam 3 (tiga) hirarki pusat pelayanan:

  1. Pusat Pelayanan Primer :

Yaitu pusat yang melayani wilayah Provinsi Kalimantan Utara dengan wilayah internasional dan wilayah Kalimantan bagian timur dengan wilayah nasional.

  1. Pusat Pelayanan Sekunder :

Yaitu pusat yang melayani satu atau lebih daerah kabupaten/kota. Pusat pengembangan sekunder dibedakan sebagai:

  1. Pusat Pelayanan Tersier :

Yaitu kota-kota mandiri selain pusat kegiatan primer dan sekunder yang dikembangkan untuk melayani satu atau lebih kecamatan. Pusat pelayanan tersier terutama dikembangkan untuk menciptakan satuan ruang wilayah yang lebih efektif, yang diarahkan, masing-masing:

 

Tabel Hirarki Pelayanan dan Fungsi Utama Kota

Hirarki Pelayanan

Kota

Orde Kota

Fungsi

Fungsi Kegiatan

Primer

Kota Tarakan

I

PKN

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan,

Pusat pemerintahan kota,

Pusat transportasi laut regional dan internasional,

Pusat penelitian kelautan,

Pusat koleksi dan distribusi barang regional,

Pusat perdagangan regional dan internasional,

Pusat pengembangan pariwisata,

Pusat pengolahan perikanan.

Sekunder I

Nunukan

(Kab. Nunukan)

II

PKSN

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Simanggaris

(Kab. Nunukan)

III

PKSN

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.

Long Midang

(Kab. Nunukan)

III

PKSN

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan.

Long Nawang

(Kab. Malinau)

III

PKSN

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Sekunder II

Tanjung Redeb (Kab. Berau)

II

PKW

Pusat Industri

Pengolahan hasil hutan

Pusat pengolahan hasil tambang batubara

Pengembangan perikanan tangkap

Pusat pelayanan pariwisata

Pusat pemerintahan kabupaten

Nunukan

(Kab. Nunukan)

II

PKW

Pusat pemerintahan kabupaten

Pengembangan transportasi laut

Pengembangan sentra industri hasil pertanian, perikanan dan lainnya

Pengembangan pertanian dan perkebunan serta perikanan

Tanjung Selor

(Kab. Bulungan)

II

PKW

Pengolahan hasil hutan

Pusat pengembangan perkebunan sawit dan pengolahan hasil sawit

Pusat pemerintahan kabupaten

Pusat pengembangan perhubungan udara pengumpan

Pusat pengembangan pelabuhan laut regional

Malinau Kota

(Kab. Malinau)

II

PKW

Pusat pemerintahan kabupaten

Pengolahan hasil hutan

Pusat pengembangan perhubungan udara pengumpan

Tau Lumbis

(Kab. Nunukan)

III

PKW

Pengolahan hasil hutan

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Tidung Pale

(Kab. Tana Tidung)

III

PKWp

Pengembangan perikanan tangkap

Pusat pemerintahan kabupaten

Tersier I

Sungai Nyamuk

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal, pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya dan Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Long Bawan

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Long Layu

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Atap

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Mensalong

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pembeliangan

(Kab. Nunukan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Sekatak Buji

(Kab. Bulungan)

III

PKL

Pusat yang mendukung kegiatan di PKW Bulungan

Tanah Kuning

(Kab. Bulungan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Karang Agung

(Kab. Bulungan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Bunyu Tengah

(Kab. Bulungan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Long Bia

(Kab. Bulungan)

III

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Pusat pertahanan dan keamanan perbatasan

Sesayap

(Kab. Tana Tidung)

III

PKL

Pusat yang mendukung kegiatan di PKWpTidung Pale

Tersier II

Long Pujungan

(Kab. Malinau)

IV

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Mahak Baru

(Kab. Malinau)

IV

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya

Mensalong

(Kab.Nunukan)

IV

PKL

Pusat kegiatan lokal dan pusat pertumbuhan desa-desa sekitarnya