Kabupaten Bulungan


Geografi

Kabupaten Bulungan sebagai salah satu kabupaten di bagian utara pulau Kalimantan mempunyai luas 18.010,50 km2 terletak antara 116004'41" sampai dengan 117057'56" Bujur Timur dan 2009'19" sampai dengan 3034'49" Lintang Utara. Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia No. 34 Tahun 2007 Tentang Pembentukan Kabupaten Tana Tidung di Provinsi Kalimantan Utara maka Luas Kabupaten Bulungan berkurang menjadi 13.181,92 km2.

Adapun batas-batas Kabupaten Bulungan; Sebelah Utara dengan Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Nunukan, Sebelah Timur dengan Laut Sulawesi dan Kota Tarakan, Sebelah Selatan dengan Kabupaten Berau dan Sebelah Barat dengan Kabupaten Malinau. Kondisi Kabupaten Bulungan memiliki beberapa pulau, yang dialiri puluhan sungai besar dan kecil, serta secara topografi memiliki daratan yang berbukit-bukit, bergunung-gunung dengan tebing terjal dan kemiringan yang tajam.

Adapun pulau yang terluas adalah Pulau Mandul di Kecamatan Bunyu (38.737,413 ha) dan sungai yang terpanjang adalah Sungai Kayan (576 km: termasuk yang berada di wilayah Kabupaten Malinau dan Kabupaten Tana Tidung) sedangkan gunung yang tertinggi adalah Gunung Kundas yang berada di Kecamatan Peso dengan ketinggian 1.670 m.

Iklim

Proses pergantian panas dan uap air antara bumi dan atmosfer dalam jangka waktu yang lama menghasilkan suatu keadaan yang dinamakan iklim. Iklim tidak berarti rata-rata secara statistik tetapi merupakan suatu kumpulan dari kondisi atmosfer yang meliputi panas, kelembaban dan gerakan udara. Iklim adalah suatu unsur penting dalam kehidupan, bahkan jika ditinjau dari teori terjadinya bumi maka iklim telah ada sebelum makhluk hidup atau kehidupan itu ada. Cuaca adalah keadaan atmosfer pada suatu saat atau keadaan dari hari ke hari dalam waktu singkat (pendek) berubah keadaannya yaitu panasnya, kelembabannya dan gerakan udaranya. Cuaca pada dasarnya dihasilkan oleh suatu proses yang berusaha menyamakan perbedaan-perbedaan keadaan dari suatu jaringan energi radiasi yang diterima dari matahari.

Data iklim yang disajikan berasal dari Stasiun Meteorologi Tanjung Selor. Pada umumnya suhu udara di suatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut dari permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan di Stasiun Meteorologi Tanjung Selor pada tahun 2013 Kabupaten Bulungan pada umumnya, dan Tanjung Selor pada khususnya mengalami musim hujan sepanjang tahun dengan curah hujan 3.154,3 mm/tahun atau 248 hari hujan/tahun. Untuk penyinaran matahari rata-rata 51 persen/bulan. Secara umum Kabupaten Bulungan beriklim sedang, dengan ratarata suhu udara sepanjang tahun 2013 berkisar antara 24,1 0C - 32,80C . Sedangkan curah hujan selama tahun 2013 di Kabupaten Bulungan pada umumnya dan Tanjung Selor pada khususnya berkisar antara 123 sampai dengan 425 mm/bulan. Kelembaban udara Kabupaten Bulungan tercatat relatif tinggi berkisar antara 82 persen sampai dengan 87 persen dengan rata-rata selama tahun 2012 adalah 84 persen.