Kota Tarakan


Geografis

Kota Tarakan terletak antara 11734’ Bujur Barat dan 117038’ Bujur Timur serta diantara 3019’ Lintang Utara dan 3020’ Lintang Selatan. Dengan adanya perkembangan dan pemekaran wilayah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Tarakan Nomor 23 Tahun 1999, maka Kota Tarakan yang sebelumnya terdiri dari 3 kecamatan dimekarkan menjadi 4 kecamatan dan 20 kelurahan. Keempat kecamatan tersebut adalah Tarakan Timur, Tarakan Tengah, Tarakan Barat dan Tarakan Utara. Disamping itu berdasarkan UU No.22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, status desa yang ada di Kota Tarakan seluruhnya berubah menjadi kelurahan. Undangundang tersebut juga mengubah penyebutan “Kotamadya Tarakan” menjadi “Kota Tarakan”.

Kota Tarakan mempunyai luas 657,33 km2 dimana 38,2% nya atau 250,8 km2 berupa daratan dan sisanya sebanyak 61,8% atau 406,53 km2 berupa lautan. Letak Kota Tarakan terpisah dari pulau induk Kalimantan dimana merupakan salah satu pintu gerbang pembangunan di wilayah Kalimantan Utara. Di bagian utara berbatasan dengan pesisir pantai Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan dan disebelah selatan berbatasan dengan pesisir pantai Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan. Sedangkan di sebelah timur juga berbatasan dengan Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan dan Laut Sulawesi. Selain itu, di sebelah barat berbatasan dengan pesisir pantai Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung. Kecamatan Tarakan Utara merupakan kecamatan terluas diantara kecamatan lain di Kota Tarakan dengan luas 109,36 km2 atau sekitar 43,6% dari luas Kota Tarakan. Sedangkan Kecamatan Tarakan Barat termasuk kecamatan yang paling kecil jika dilihat dari luas daratannya yakni hanya 27,89 km2 atau 11,12% dari luas daratan Kota Tarakan.

Iklim

Kota Tarakan yang beriklim tropis mempunyai musim yang hampir sama dengan wilayah Indonesia pada umumnya, yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Musim penghujan biasanya terjadi pada bulan Oktober sampai dengan bulan April sedangkan musim kemarau terjadi. pada bulan April sampai dengan bulan Oktober. Keadaan ini terus berlangsung setiap tahun yang diselingi dengan musim peralihan pada bulan-bulan tertentu. Namun dalam tahun-tahun terakhir ini, keadaan musim di Kalimantan Utara termasuk Kota Tarakan kadang tidak menentu. Pada bulan-bulan yang seharusnya turun hujan dalam kenyataannya tidak turun hujan sama sekali, begitu juga sebaliknya.

Suhu udara disuatu tempat antara lain ditentukan oleh tinggi rendahnya tempat tersebut terhadap permukaan laut dan jaraknya dari pantai. Secara umum Tarakan beriklim panas denganrata-rata suhu udara sepanjang tahun 2013 berkisar 24,60C hingga 31,10C. Selain itu, sebagai daerah beriklim tropis, Kota Tarakan mempunyai rata-rata kelembaban udara relatif tinggi, berkisar antara 59,5% sampai dengan 98,8% sepanjang tahun 2013. Kelembaban udara paling rendah terjadi pada bulan Oktober yang hanya mencapai 53%. Sedangkan kelembaban udara tertinggi terjadi pada bulan Juni, September, dan Oktober yang mencapai 100%. Untuk rata-rata kelembaban udara sepanjang tahun 2013 tercatat sebesar 85,7%.