RTRWN


Penataan ruang wilayah nasional bertujuan untuk mewujudkan:

  1. Ruang wilayah nasional yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan.
  2. Keharmonisan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan.
  3. Keterpaduan perencanaan tata ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.
  4. Keterpaduan pemanfaatan ruang darat, ruang laut, dan ruang udara, termasuk ruang di dalam bumi dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  5. Keterpaduan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah nasional, provinsi, dan kabupaten/kota dalam rangka pelindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang.
  6. Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
  7. Keseimbangan dan keserasian perkembangan antarwilayah.
  8. Keseimbangan dan keserasian kegiatan antarsektor.
  9. Pertahanan dan keamanan negara yang dinamis serta integrasi nasional.

Kebijakan penataan ruang wilayah nasional merupakan arah tindakan yang harus ditetapkan untuk mencapai tujuan penataan ruang wilayah nasional.
Kebijakan penataan ruang wilayah nasional berfungsi:

  1. Sebagai dasar untuk memformulasikan strategi penataan ruang wilayah nasional.
  2. Sebagai dasar untuk merumuskan rencana struktur dan rencana pola ruang wilayah nasional.
  3. Memberikan arah bagi penyusunan indikasi program utama dalam RTRW nasional.
  4. Dasar dalam penetapan ketentuan pengendalian pemanfaatan ruang wilayah nasional.

Kebijakan penataan ruang wilayah nasional dirumuskan berdasarkan:

  1. Tujuan penataan ruang wilayah nasional dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  2. Karakteristik wilayah nasional.
  3. Kapasitas sumber daya wilayah nasional dalam mewujudkan tujuan penataan ruangnya.