PELATIHAN InVEST (Integrated Valuation of Ecosystem Services dan Tradeoffs) DI DAS KAYAN

Diposting pada : Senin, 23 Januari 2017 - 16:20:41

Oleh : Simtaru1

Daerah aliran sungai (DAS) Kayan yang berada di Provinsi Kalimantan Utara melintasi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Malinau dan Kabupaten Bulungan. DAS Kayan merupakan ekosistem sungai yang penting di Kalimantan Utara karena memiliki hulu di kawasan Heart of Borneo (HoB) dan hilir pada kawasan delta mangrove Kayan. Pemerintah provinsi Kalimantan Utara menjadikan tambak-tambak di delta Sungai Kayan sebagai sektor ekonomi unggulan. Pembangunan tambak-tambak banyak mengkonversi kawasan ekosistem mangrove yang menjadi penahan abrasi alami, habitat bagi beberapa jenis ikan dan krustasea, primata seperti bekantan serta berbagai jenis burung. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berencana membangun pembangkit listrik tenaga air berkapasitas 6000 MW. Pembangunan PLTA berskala besar ini, dengan bendungan dan infrastruktur pendukung lainnya, tentunya akan memberikan dampak bagi daerah-daerah di atas dan terutama daerah bawahannya. Berkurangnya debit arus sungai, berkurangnya sediment dan nutrisi terangkut akan memberikan dampak signifikan bagi daerah hilirnya.

 

Melihat pentingnya DAS Kayan ini bagi kehidupan masyarakat di Provinsi Kalimantan Utara, WWF Indonesia berinisiasi untuk melaksanakan Pelatihan InVEST (Integrated Valuation of Ecosystem Services dan Tradeoffs)  bertujuan untuk peningkatan kapasitas bagi tenaga teknis Penataan Ruang dalam penerapan GIS guna mengkaji dampak pembangunan dari PLTA Kayan di DAS kayan dari Hulu dan Hilir sehingga dapat menjadi arahan dan rekomendasi dalam penataan ruang dan pengelolan DAS Kayan terpadu.

 

Pelatihan yang dibuka oleh kepala Badan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provisi Kalimantan Utara ini dilaksanakan di Tarakan selama 2 hari, tanggal  19 – 20 Desember 2016. Hadir dalam pelatihan ini kurang lebih 15 orang peserta yang berasal dari  staff teknis penataan ruang yang telah memiliki kemampuan GIS dari instansi-instansi terkait di Provinsi Kaltara, Kabupaten Bulungan, Malinau, Nunukan, dan Bulungan.

 

Software Invest yang disampaikan oleh WWF Indonesia kepada para staff teknis penataan ruang di provinsi Kalimantan Utara ini sangat bermanfaat agar instansi – instansi terkait mendapatkan pemahaman terhadap permodelan lansekap, mendapatkan pemahaman terhadap proses intervensi dalam penataan ruang melalui penyediaan data baik ekologi secara tepat, mendapatkan pemahaman terhadap bagaimana sumber daya alam dapat mempengaruhi sumber penghidupan dan pendapatan masyarakat, mendapatkan pemahaman dalam penggunaan tool konservasi dan penyiapan data ekologi dan sosial. Serta untuk melengkapi pengetahuan tentang kondisi secara umum tata ruang di Provinsi Kalimantan Utara disampaikan juga materi Pengantar Data Spasial dan Tata Ruang Kaltara yang disampaikan oleh Bapeda Kaltara.

Pelatihan yang dilaksanakan oleh WWF Indonesia ini sebagai salah satu bentuk kontribusi WWF Indonesia sebagai lembaga konservasi yang bekerja di wilayah Kalimantan Utara dalam perencanaan penataan ruang Provinsi Kalimantan Utara, guna mendukung capaian dalam perencanaan penataan ruang bersinergi dengan komitmen dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, adil serta bertanggung jawab. (Simtaru1)