Pelatihan Aplikasi GIS untuk Tata Ruang dan Konservasi

Diposting pada : Jumat, 04 Maret 2016 - 08:40:59

Oleh : Admin Sistem

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara bekerjasama dengan WWF Indonesia mengadakan pelatihan aplikasi GIS (Geographic Information System) untuk Tata Ruang dan Konservasi. Pelatihan ditujukan bagi tenaga teknis Tata Ruang Provinsi dan Kabupaten di Wilayah Heart of Borneo (HoB) Kalimantan Utara.

Pelatihan dilakukan di Hotel Swiss Bel Tarakan, tanggal 11-13 Agustus 2015 dan diikuti oleh 23 orang peserta yang merupakan perwakilan dari masing-masing dinas terkait seperti BAPPEDA, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan dan Perkebunan dan Badan Lingkungan Hidup dari Provinsi Kalimantan Utara, Kabupaten Bulungan, Malinau dan Nunukan serta Kota Tarakan. Adapun tujuan dari pelatihan ini adalah adanya peningkatan kapasitas bagi tenaga teknis Penataan Ruang dalam memahami isu konservasi dan penerapannya dalam GIS. Hal ini sangat berguna dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Utara. Para peserta diberikan pemahaman terhadap materi, mendiskusikannya, dan mempraktekkannya melalui GIS. Beberapa materi dan praktek yang diberikan yaitu High Conservation Value/Nilai Konservasi Tinggi (HCV/NKT), Erosi dan Sedimentasi, serta Deforestrasi.

Narasumber dalam pelatihan ini adalah Profesor Dr. Sigit Hardwinarto, Guru Besar Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman. Beliau memberikan materi terkait analisis erosi dan sedimentasi untuk penataan ruang. Sementara itu salah satu pemateri, Syachraini yang merupkaan staff WWF-ID, memberikan materi terkait High COnservation Value atau Nilai Konservasi Tinggi (HCV/NKT) diawali dengan bicara terkait tutupan hutan, deforestrasi dan penyebabnya, definisi dan mengidentifikasi  HCV/NKT serta apa manfaatnya dalam penataan ruang dan wilayah.

Kepala BAPPEDA Provinsi Kalimantan Utara, Ir. Frederick Ellia Gugkang, MA dalam sambutannya pada penutupan kegiatan ini menyampaikan bahwa GIS dan tata ruang daerah perbatasan adalah poin yang penting dalam kawasan perlindungan inisiatif HoB. Pemerintah berkomitmen dalam mendukung inisiatif HoB dan kerja-kerja para pihak di Provinsi Kalimantan Utara. Beliau juga berharap kedepan, kerjasama yang baik terus berjalan dan ditingkatkan antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara dan WWF Indonesia dalam mewujudkan visi konservasi dan pembangunan berkelanjutan di kawasan HoB.

Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan WWF Indonesia terhadap inisiatif HoB dan komitmen pemerintah Kalimantan Utara dalam mewujudkan pembangunan yang adil, berkelanjutan dan bertanggungjawab. Besar harapan bahwa peserta pelatihan dapat terus memperdalam pengetahuan dan ilmu yang diberikan serta dijadikan dasar dalam memberikan masukan ataupun pertimbangan terhadap pembangunan di Provinsi Kalimantan Utara.

Sumber : http://www.wwf.or.id/?41202/Pelatihan-Aplikasi-GIS-untuk-Tata-Ruang-dan-Konservasi